[Intro]
[Verse]
Cho'! Kamu sih begitu
(Itu kata-ku)
Biarkan, aku menikmati jadi angka satu
(Itu jawab-mu)
Apa?
Angka satu katamu?
(Tanya-ku heran)
[Verse]
Hei, kawan...
Satu hanya baik untuk angka kemenangan
Tidak untuk keadaan menjomblo
(Seperti kamu)
[Interlude]
[Verse]
Tersenyum meringis, responmu
Angka satu memang maumu
Ke mana saja tak ada yang larang
[Pre-chorus]
[Bridge]
Oh!
Begitu?
Tanya-ku
Ya iyalaaah...
Jawab-mu sombong meski merana
[Chorus]
Hei kawan...
Angka satu itu hanya syair dalam lagu
Yang ada masak sendiri nyuci sendiri
Yang ada setiap malam selalu sendirian
Mata melotot pikiran melayang
[Chorus]
Tidur telentang berbantal telapak tangan
Kaki ditekuk bersilang
Menatap langit-langit kamar
Membayangkan pasangan terbaik
yang tak kunjung kau dapatkan
[Interlude]
[Verse]
Sampai kapan kamu mencari?
Sampai kapan kamu berburu?
Yang baik itu tidak dicari tidak diburu
Yang baik itu dibina dan dibentuk
[Interlude]
[Bridge]
Yaaa...
Kamu itu nyaman jadi tunacinta
Tak ada hasratmu punya cinta
[Chorus(final)]
Hei kawan...
Angka satu itu hanya syair dalam lagu
Yang ada masak sendiri nyuci sendiri
Yang ada setiap malam selalu sendirian
Tidur sendiri, bangun sendiri, semua sendiri
[Outro]
Ah, sudahlah, aku menyerah
Kamu itu nyaman jadi tunacinta
Tak ada hasratmu punya cinta