

Prompt / Lyrics
(Verse 1) Pernah ku tersesat, jauh tanpa arah, Hilang dalam bisu yang kian merambah. Lalu kau datang seperti cahaya, Membasuh gelap dengan hangatnya cinta. (Pre-Chorus) Setiap detik bersamamu adalah damai, Bagai rinduku yang akhirnya sampai. (Chorus) Kepadamu , aku pulang, Kau rumah yang selama ini kucari. Pelukmu bagai doa yang menenangkan, Tak tergantikan, tak pernah sirna (Verse 2) Tak perlu kata, matamu berbicara, Tentang dunia yang lebih sederhana. Dalam nadimu, kutemukan makna, Bahwa cinta sejati tak perlu sempurna. (Pre-Chorus) Kau adalah arah di tengah gelombang, Sandaran di saat segalanya hilang. (Chorus) Kepadamu , aku pulang, Seperti hujan yang membasahi bumi. Setiap sudut hatimu, hangat bagiku, Tempat di mana aku tak pernah ragu. (Bridge) Bukan tentang kemewahan yang fana, Melainkan rasa yang tak lekang oleh masa. Kau bukan hanya tempatku bersandar, Tapi hidupku yang kau rangkul dengan sabar. (Chorus) Kepadamu aku pulang, Kau bagai pelukan yang tak pernah usang. Tak peduli sejauh apa aku melangkah, Kepadamu, hatiku selalu kembali. (Outro) Jika dunia berhenti berputar, Dan waktu memudar menjadi debu samar, Tetaplah kau rumah tempatku pulang, Dalam cinta yang abadi dan tenang
Tags
Intimate cinematic acoustic ballad,G Major,65–72 BPM,Indonesian female vocal,piano & fingerstyle guitar
4:04
No
12/29/2025