

Prompt / Lyrics
Verse 1) Merindukanmu, Tuan, di setiap hembusan waktu, Lewat malam berlapis mimpiku, Berjuta salam kusembunyikan di langit, bintang menjadi utusanku, Lihatlah gemerlap itu, Tuan, bukan kah itu aku? (Verse 2) Mataku berkilau menatap, bait rindu menyusup halus, Mengikuti alur angin, yang mengibaskan helaian rambutmu, Kutatap pintu tempat engkau berdiri, detik detik rindu menari. Tidakkah Tuan merasakan? Itu aku, mengetuk lembut hatimu. (Chorus) Tuan, adakah keraguan dihatimu, Menjadi irama dalam musik cinta, seperti sakura datang berseri, Namun dalam wangi tertahan, seakandas mimpi. Dandelion pun resah dalam terbang bebas, Ditiup angin tanpa mengarah, bisikan rindu tak terasa. (Brigde) Masihkah Tuan meragu? Diantara rindu yang membasuh setiap sudut malam, Kutoreh hasrat bawah langit gemintang, Memanggilmu tanpa suara, menghitung jarak dalam rasa. (Outro) Cinta, bagai musim yang tak mengenal waktu, Tuan adalah kekal dalam aliran waktu, Dengarlah, disetiap hembusan angin dan jatuhan sakura, Itulah aku, merindumu sepenuh jiwa.
Tags
dark acid house,dark alt-pop,cabaret,dark electropop,soulful cabaret
2:51
No
3/18/2025