
Prompt / Lyrics
--- MALAM YANG PANJANG (Tragis / Puitis / Emotional Ballad) [Intro] MALAM.SEPI.AKU.SENDIRI...... [Verse 1] Malam ini terlalu panjang untuk jiwa yang patah, Bintang pun enggan meneman langkah. Angin menangis di celah jendela sepi, Seolah tahu hati ini telah mati. Aku masih memeluk bayang wajahmu, Walau ia cuma serpihan waktu. Janji yang dulu kau lafazkan, Kini jadi pedang menikam perlahan. [Pre-Chorus] Langit runtuh dalam dada, Namun air mata sudah kehabisan suara. [Chorus] Ini malam yang panjang, terlalu panjang untuk dilalui, Setiap nafas seperti dosa yang harus kutebusi. Namamu berbisik di setiap sudut gelap, Mengheret aku tenggelam tanpa sempat berucap. Aku hilang dalam kenangan yang membunuh perlahan, Cinta menjelma jadi nisan di halaman kenangan. Dan aku masih di sini, meratap sepi, Dalam malam yang membenci pagi. [Verse 2] Jika rindu adalah racun yang manis, Maka aku minum hingga ke titisan terakhir. Jika cinta harus dibayar dengan air mata, Aku telah muflis seluruh jiwa. Bulan tergantung seperti saksi bisu, Pada jiwa yang kau tinggalkan sendu. Setiap degup mengeja namamu, Setiap diam membunuh rinduku. [Bridge] Tuhan, jika ini ujian cinta, Mengapa terlalu kejam rasanya? Aku mohon, padamkan rasa ini, Atau biar aku lenyap bersama sepi. Aku letakkan hatiku di hujung doa, Tapi kau memilih pergi tanpa kata. Hanya tinggal gema dalam dada, Seperti jerit yang tiada suara. [Final Chorus] Ini malam yang panjang, terlalu panjang untuk ditangisi, Sunyi menjadi lagu kematian hati. Aku sudah lelah merawat luka, Yang kau tinggalkan tanpa rasa bersalah. Biarlah aku karam dalam gelap, Jika itu harga sebuah harap. Kerana cinta yang kupertahankan, Hanya ilusi yang memusnahkan. [Outro - Whisper] Dan malam terus memanjangkan derita, Sedang kau bahagia... Aku masih bernama luka. ---
Tags
Emotional, tragic, male, Orchestra, Piano, whispered, Ballad slow sadly music, sad song, cry
4:40
No
11/21/2025