

Prompt / Lyrics
[Verse 1] Setiap kali senja datang, hatiku seolah menemukan rumah. Tak ada yang perlu dijelaskan, tak ada yang harus disembunyikan. [Verse 2] Warna jingganya menari di langit, seperti pelukan hangat semesta. Menenangkan jiwa yang lelah, membisikkan, “semua akan baik-baik saja.” [Chorus] Senja tak pernah terburu-buru, dan mungkin itu yang membuatku jatuh cinta padanya. Ia ajarkanku cara diam, cara merasa… tanpa harus berkata-kata. [Verse 3] Tak ada luka yang kau tanya, tak ada topeng yang harus kupakai. Di hadapanmu, aku jadi aku, tanpa harus berpura-pura lagi. [Chorus] Senja tak pernah terburu-buru, dan mungkin itu yang membuatku jatuh cinta padanya. Ia ajarkanku cara diam, cara merasa… tanpa harus berkata-kata. [Bridge] Mungkin seperti itulah cinta, bukan hadir untuk mengubah, tapi menerima seutuhnya. Seperti senja menerima malam, tanpa tanya, tanpa syarat. [Final Chorus] Oh senja, kau ajarkanku diam, bukan karena takut, tapi karena telah paham. Kau tak menjanjikan terang, namun selalu membawa tenang. Dan setiap kali kau datang, aku tahu… aku belum sepenuhnya hilang. [Outro] Senja dan aku, tak perlu kata… cukup rasa.
Tags
Indie folk acoustic cinematic, warm and intimate,slow tempo,fingerstyle guitar,soft piano,Indonesian female vocal
3:57
No
12/29/2025