[Intro]
[Verse 1]
Kumasuki lorong di depanku
Meski hati dan pikirku meragu
Kuinjakkan kakiku selangkah
Terkejut kutau nuansa gelapnya
[Verse 2]
Ku ayun langkah berikutnya
Keraguan berubah jadi kegamangan
Langkah demi langkah selanjutnya
Gelap makin menghadang
[Melodical Interlude]
[Pre-chorus]
Ini diniat atau cenderung tak cermat
Yang kulakukan tak berlandas keyakinan kuat
Meski di ujung lorong gelap tampak terang
Serasa gelap makin panjang menghadangku
[Chorus]
Ku terdilema di antara gelap dan benderang
(Dilanda senandika)
Tak bisa kuputuskan dengan tenang
Antara menentang gelap raih benderang
Atau, balik arah dan jadi pecundang
(Jadi pecundang)
[Melodical interlude]
[Verse 3]
Ku dilanda senandika yang mengakut
Terkonflik batin yang mendalam
antara nuansa gelap atau tujuan benderang
Ku tak mau jadi pecundang
[Melodical Interlude]
[Pre-chorus]
Ini diniat atau cenderung tak cermat
Yang kulakukan tak berlandas keyakinan kuat
Meski di ujung lorong gelap tampak terang
Serasa gelap makin panjang menghadangku
[Chorus(final)]
Ku terdilema di antara gelap dan benderang
(Dilanda senandika)
Tak bisa kuputuskan dengan tenang
Antara menentang gelap raih benderang
Atau, balik arah dan jadi pecundang
(Jadi pecundang)
[Melodical Interlude]
[Bridge]
Senandika melanda hatiku
Menyesatkan hati dan pikiranku
Benderang itu tujuan hidupku
Lorong gelap jadi aralku
[Outro]
Ku dilanda senandika yang mengakut
Terkonflik batin yang mendalam
antara nuansa gelap atau tujuan benderang
Ku tak mau jadi pecundang